Jumat, 14 September 2012

Autor's Notes:
-Mengandung shounen ai
-No Pairing, tapi agak-agak SasuGaara sedikit, er.. Agak banyaklah
-Time line ancur, malahan ga nyangkut ke cerita canon. Hasil renungan author abal yang kelebihan hormon fujoshi
-Spesial for Fujoshi independence day
-Komentar, kritikan dan saran yang membangun sangat dinantikan. Ingat no flame today
-Happy Reading
Keterangan:
"Speak" berbicara
'Mind' berfikir dalam hati
Sumarry:
"Jadi itu panggilanku sekarang? Penjahat bertaraf internasional huh?" desis Sasuke ketika dia membungkuk di depan sang Kazekage dan berbisik tepat di telinganya. SasuGaa. Shounen ai. Spesial for fojoshi's independence day
***
NARUTO © MASASHI KISHIMOTO SENSEI
UCHIHA WAYS TO THANKS © LOVELY LUCIFER
***
"Diplomasi yang menyebalkan!" maki seorang gadis berkuncir empat sambil berdiri dari kursinya, "Kankuro, cepatlah kau beranjak dan tarik Gaara dari Kage menyebalkan itu. Apa perlu aku mengipasimu sampai ke kaki Gaara?" lanjut Temari galak, dia mendelik pada adik lelakinya yang sedang duduk di sebelahnya. Lalu secepat perkataannya, gadis itu mendorong pemuda berbaju serba hitam itu menuju adiknya yang lain, yang masih dipaksa mengobrol di ruang diplomasi walaupun rapat sudah dinyatakan berakhir sejak setengah jam yang lalu.
"Cih." hanya satu kata yang dikeluarkan Kankuro, tapi cukup sukses membuatnya ditendang kakak perempuannya maju dan hanya berhenti tepat ketika dia menabrak pengawal Kage dari Mizugakure.
"Kazekage-sama, kita harus segera ke penginapan." Kankuro berbicara pada adiknya setelah memberikan anggukan alakadarnya tanda permintaan maaf pada pengawal yang dia tabrak barusan, "Permisi, Mizukage-sama." lanjutnya sambil menarik Gaara pergi.
"Mengapa kau lama sekali? Temari sudah mengomel dari tadi." protes Kankuro ketika mereka berdua berjalan menuju kakak sulung mereka yang berdiri di pintu depan sambil merapikan kipas besar di bahunya.
Objek yang diajak Kankuro berbicara tak menjawab, bahkan bergumam 'hn,' pun tidak. Membuat si kakak lelaki hanya bisa menghempas nafas dan mengelus dada. Punya adik terlalu cool dan perhitungan dalam berbicara memang terkadang menjadi cobaan bagi dia yang biasa saja.
"Ayo cepat sedikit jalanmu, atau Temari bisa mengipasi kita kembali ke Suna," kata si kugutsu master itu sambil menarik jubah Kage adiknya ketika dia tertatap Temari yang memasang wajah masam.
"Aku heran bagaimana kau bisa tahan berunding dengan para Kage sombong sok kuasa itu, Gaara. Aku yang mendengarnya saja sudah ingin merobek mulut mereka. Dasar tua bangka." kalimat panjang Temari langsung menyambut kedua pemuda Sabaku itu ketika mereka mencapainya.
Mata sea-green Gaara melirik sedikit, "Itu pekerjaanku, Temari." katanya tanpa intonasi. Membuat Kankuro dan Temari berpandangan.
Ketiga saudara itu keluar dari gedung pertemuan dan berjalan menuju ke penginapan ketika seorang shinobi menabrak jatuh Kankuro.
"Hei, lihat-lihat kalau berjalan." bentak Kankuro.
"Maaf, saya terburu-buru, saya..." dan mata shinobi itu terbelalak ketika dia tertatap Gaara, "...anda Kazekage-sama?"
Kankuro dan Temari langsung bergerak merapat ke arah adiknya, memberikan kesan bahwa Kazekage mereka terlindungi.
"Saya tidak tahu informasi ini penting tidak, kami sudah diperintahkan untuk tutup mulut. Tapi mungkin hanya anda satu-satunya Kage yang belum mengetahui berita ini." si shinobi menghentikan kalimatnya, memberi waktu pada tiga pasang mata sea-green untuk menilai kesungguhannya. "Ada desas-desus yang mengatakan kalau Sasuke Uchiha sudah tiba di desa ini."
Mata Temari membelalak kaget dan Kankuro mengumpat dengan kalimat yang kedengaran seperti 'Dasar para tua bangka sialan,'
Membuat si Shinobi mundur dengan gerakan difensif atas respon tidak terduga itu.
"Er... Saya..."
"Terima kasih informasinya. Ini sangat membantu kami. Ayo Temari, Kankuro, Kita ke penginapan," kata Gaara sambil berjalan mendahului kedua kakaknya. Meninggalkan Shinobi tadi dengan wajah yang tadinya waspada menjadi melongo.
"Ya, terima kasih, kami permisi," Temari membungkuk sedikit dan berlari menyusul adiknya, diikuti oleh Kankuro yang juga melakukan hal yang sama.
***
"Cih."
Suara derak menggema ketika si sulung Sabaku berinisiatif mengalihkan kekesalannya dengan menghantam tembok kayu penginapan dengan tinjunya.
Kankuro menjaga jarak, tapi dia dengan cerobohnya bergumam, "Jangan membuat kas Suna harus mengeluarkan dana lebih untuk ganti rugi ini, Temari."
Mata sea-green si gadis berkuncir empat mendelik. Dan Kankuro langsung menutup mulutnya.
"Jadi bagaimana Gaara? Jujur saja, aku tidak menduga kalau kau akan membela Sasuke di rapat tadi. Tapi masalahnya, jika terjadi pertarungan di sini. Aku tidak yakin kalau Sasuke tidak akan menyerang kita. Berbahaya sekali jika kita dalam posisi yang dimusuhi para tua bang-er maksudku para Kage, sekaligus Sasuke dan Akatsuki." kata Temari sambil mengetuk-ngetukkan jarinya ke meja.
"Aku sudah memikirkannya, Temari. Jika benar Sasuke menyerang, pastikan kita berada di posisi netral. Satu kebencian hanya akan menimbulkan kebencian yang lain," kata Gaara pelan, matanya meredup sedikit, membuat kedua kakaknya saling berpandangan tidak enak. "Sekarang kalian istirahatlah." lanjut pemuda berambut merah itu ketika dia berjalan ke arah pintu untuk menatap onsen terbuka yang terhampar di bawah sinar bulan.
Sunyi beberapa saat.
"Naruto pasti akan berterima kasih sekali jika dia mengetahui keputusanmu." kata Kankuro sambil menepuk pundak adiknya. Setelah itu, dia dan kakak perempuannya beranjak dari kamar Gaara.
Si Kazekage muda menghempas nafasnya. Setelah dua kakaknya meninggalkan kamar, hanya suara jangkrik dari arah luar yang bermain di telinganya. Lalu dengan gerakan perlahan tangan putihnya membuka jubah Kage lepas, dilanjutkan dengan seragam tempurnya yang berwarna cokelat kemerahan.
Gaara berjalan ke arah onsen hanya dengan selembar handuk putih melilit pinggangnya. Tak lama benda lembut itu terhampar di sebongkah batu ketika pemiliknya sudah menyamankan diri dengan mata terpejam di dalam permandian air panas.
***
"Ada sesuatu yang ingin kau katakan padaku atau kau memang punya kebiasaan memandangi orang mandi tanpa mencoba menyembunyikan diri?" pertanyaan meluncur dari bibir si pemuda rambut merah setelah lima menit penuh dia merasakan kehadiran seseorang di seberangnya, menatapnya dengan Sharingan yang menyala-nyala dengan sangat tidak sopan.
Gaara akhirnya membuka mata sea-greennya, menatap sebal pada Sasuke yang duduk dengan gaya serampangan di atas patung air mancur yang berbentuk abstrak.
"Selamat malam, Kazekage-sama." si pemuda Uchiha berambut raven menyerigai seolah dia seekor serigala yang siap menerkam mangsanya. Ya mangsanya yang berambut merah dan sedang mandi di malam hari di bawah sinar bulan layaknya bidadari berkelamin pria.
Si Kazekage menahan diri untuk tidak memutar matanya, "Selamat malam, penjahat bertaraf internasional," jawab Gaara tanpa intonasi, sengaja mencari kalimat yang paling mengesalkan si Uchiha muda. Melupakan kalimatnya sendiri yang menegaskan pada Kankuro kalau Suna berada di posisi netral. Seharusnya Gaara ingat kalau dia dan Sasuke memang bukan teman baik. Bukankah terakhir kali mereka bertemu adalah ketika kisruh di ujian Chunin. Dan tidak ada kenangan manis di sana. Jadi buat apa berbasa-basi segala.
Bibir Sasuke berkedut sedikit, jelas-jelas dia tidak suka. Dengan sekali lompatan mulus kaki jenjangnya menapak turun dan berjalan menuju si pemuda rambut merah yang memainkan air panas dengan tangannya.
Sasuke berdiri menjulang di depan Gaara, memasang wajah paling sangarnya, berdiri dengan memusatkan chakranya di kaki, di atas air yang masih beriak karena dicipratkan oleh si pemuda berambut merah yang memasang wajah tak perduli.
"Jadi itu panggilanku sekarang? Penjahat bertaraf internasional huh?" desis Sasuke ketika dia membungkuk di depan sang Kazekage dan berbisik tepat di telinganya.
Jeda sesaat.
onyx meet sea-greens.
Lalu satu percikan air menerpa wajah si Uchiha sebagai jawaban, berasal dari tangan Gaara yang seolah tidak nyaman dengan posisi mereka yang terlalu dekat.
Sasuke memejamkan matanya dalam satu kedipan, dan Sharingan kembali aktif dengan bentuk lebih sempurna, "Kau tidak dalam posisi yang bisa membuatmu bertindak sesukamu, Kazekage-sama," lanjut Sasuke dengan mengancam, kusanagi miliknya telah teracung dan bertengger di leher Gaara, "Tidak banyak pasir di sini. Dan aku bisa membuatmu gosong dengan Chidori di dalam onsen ini bahkan sebelum kau menggerakkan seujung jari."
Seringai tipis di bibir pemuda Sabaku terkembang seolah dia meragukan kalimat Sasuke. Rasa dingin besi tempa di kulitnya, ancaman, serta aura pembunuh yang ditimbulkan si Uchiha muda sama sekali tak membuatnya berubah ekspresi. Mata sea-greennya tetap menatap menantang pada sharingan tanpa berkedip. Tak gentar pada genjutsu-nya.
Jeda lagi. Hanya asap mengepul dari sumber air panas yang berani bermain diantara mereka. Karena sepertinya jangkrik yang tadi bernyanyipun sudah memilih tutup mulut.
"Tak takut mati rupanya," gerutu Sasuke. Kusanaginya hanya mengiris perisai pasir di leher si pemuda berambut merah. Sama sekali tak menimbulkan darah. Padahal Ichibi sudah enyah. Tapi rupanya pelindung itu masih berfungsi.
"Aku sudah pernah mengalami kematian, dan rasanya sama sekali tidak buruk." jawab Gaara dengan sama datarnya seperti kalimatnya yang lalu.
Jeda lagi.
Sasuke diam seolah sedang berfikir, dan Gaara menunggu.
"Tentu saja," tanggap pemuda Uchiha itu seolah mengiyakan. Dan dalam satu gerakan cepat, kusanagi sudah aman dalam sarungnya dan terlempar ke sisi kolam. Lalu saat berikutnya jubah Akatsuki dan kimono putih serta celana hitamnya ikut menyusul kusanagi dan mendarat mulus di sana.
"Apa yang kau lakukan?" tanya si rambut merah ketika satu riakan besar air panas menyambut Sasuke yang meluncur ke dasar permandian dan menyamankan diri di sebelahnya.
"Penjahat bertaraf internasionalpun perlu mandi," jawab si pemuda Uchiha asal saja sambil bersandar ke sisi kolam dan menatap hamparan langit di atasnya.
Gaara menelengkan kepala merahnya sedikit, "Tentu saja," tanggapnya tak perduli, tak mau repot-repot memikirkannya lebih jauh.
Setelah itu sunyi lagi. Yang terdengar hanyalah suara jangkrik yang sudah mulai bernyanyi lagi dan benturan air dari pancuran berbentuk abstrak di depan sana.
"Kau benar-benar sudah bergabung dengan Akatsuki?" tanya si rambut merah tanpa menoleh, mata sea-greennya terpaku pada tangannya yang memainkan asap mengepul.
Sasuke yang menoleh, tak menyangka akan diajak bicara terlebih dahulu. Karena sejauh yang dia kira, Gaara bukan orang ingin tahu urusan orang lain. Apakah menjabat sebagai Kazekage sudah merubahnya lebih sosial? Kalau memang begitu, artinya jika Naruto berhasil mencapai cita-citanya, dia akan menjadi orang yang sangat menyebalkan sekali.
"Seperti yang kau lihat," jawab Sasuke dingin seolah tidak mau memberikan keterangan lebih.
Lalu jeda lagi. Kesunyian sedikit terusik oleh kaki putih si pemuda Uchiha yang muncul dan tenggelam dalam rangka kurang kerjaan.
"Kau sudah berubah ya," Sasuke kembali berbicara. Kali ini benar-benar menoleh pada sosok di sampingnya. Menelitinya dari kepala hingga bagian yang tertutup air panas dan uap.
"Seperti yang kau lihat," jawab Gaara, sengaja mengopi kalimat terakhir si pemuda Uchiha dengan berani, tapi efek tidak perdulinya gagal ditangkap, karena saat berikutnya dia menambahkan, "Kau juga begitukan?"
"Ya, waktu merubah semua orang. Kau, aku, Naruto, Neji, kakakku, kakakmu, juga semua orang." kata Sasuke sambil mengibas tangannya yang masih menampung air, menimbulkan riak tidak perlu.
Gaara mengangguk saja.
"Tapi perubahanmu jelas sekali. Kau tidak akan setenang ini dulu. Apakah ini pengaruh Ichibi yang sudah dikeluarkan dari tubuhmu?" tanya si pemuda berambut jabrik penasaran.
"Sepertinya tidak"
"Jadi?"
"Jika kau bertanya ini hanya untuk mencari tahu apakah Naruto akan bernasib sama denganku jika Kyuubi diestrak, sejujurnya aku tidak tahu." kata Gaara seolah terganggu dengan pembahasan tidak penting ini.
Sasuke menyerigai, tidak menangkap nada tak suka dari kalimat pemuda di sebelahnya, atau memang dia punya kemampuan untuk membuat sebal lawan bicaranya, entahlah.
"Jadi kau berubah karena alasan sendiri?"
Mata sea-green Gaara melirik jengah, "Bukankah kau yang mengatakan kalau waktu mengubah semua orang,"
"Untuk kasusmu tetap waktu, bukan seseorang?"
Dahi tanpa alis pemuda berambut merah mengernyit.
"Desas-desus yang mengatakan kalau kau berubah karena Naruto?"
Gaara menghempas nafas, lalu pemuda itu mengangkat bahu telanjangnya, "Bisa jadi," tanggapnya seadanya. Tak menanyakan bagaimana mungkin Sasuke bisa memasang telinga pada kabar angin tak penting seperti ini. Bukannya sebagai missing-nin yang sudah membunuh kakaknya dan bergabung dengan Akatsuki, seharusnya dia punya banyak hal yang harus diurusi?
Dan tanggapan dari kepala raven pemuda Uchiha itu adalah anggukan ambigu yang entah berarti mengerti atau menerima saja.
Lalu sunyi lagi.
"Pertarungan kita belum selesaikan?" suara Sasuke terdengar lagi ketika tangannya membentuk pusaran air kecil di sampingnya.
"Belum," giliran yang Gaara mengiyakan saja, dan pemuda itu merubah posisinya untuk duduk lebih tegak. Memperlihatkan otot dadanya yang terbentuk dari latihan bertahun-tahun menyandang guci besar yang pasti berat sekali.
"Aku adalah orang pertama yang membuatmu merasakan sakit dan mengeluarkan darah. Benarkan?" tanya Sasuke lagi.
"Benar."
"Walaupun Naruto yang mengalahkanmu dan menyadarkanmu." lanjut Sasuke entah apa maksudnya.
Gaara tidak menanggapi.
"Jadi, apakah pertarungan kita berarti sesuatu bagimu?"
"Tidak,"
"Baguslah," komentar Sasuke pelan.
Sunyi lagi.
"Bagian mana?"
"Apa?"
"Ah, sebelah sini," kata si pemuda berambut raven ketika tangan putihnya terulur untuk menyentuh dada si bungsu Sabaku, "Aku melukaimu di sebelah sini dulu. Bekasnya masih ada."
"Ja..."
"Sampaikan salamku untuk Naruto, selamat malam, Kazekage-sama. Terima kasih untuk pembelaanmu terhadapku di depan para Kage itu. Lain kali saja aku mengambil nyawamu." dalam sekali gerakan cepat Sasuke menarik mundur tangannya dan ganti melingkarkan tangannya yang lain di pinggang Gaara. Lalu bibirnya mengecup pelan dan menjelajah di dalam mulut sang Kazekage cepat sekali.
Mata sea-green Gaara membelalak, tapi sebelum otaknya sempat memerintahkan dirinya untuk bertindak, menit berikutnya, secepat semuanya dimulai, Sasuke telah lenyap. Meninggalkan si pemuda berambut merah terengah-engah dengan wajah campuran antara kehabisan nafas, marah dan kepanasan.
"Uchiha sialan, kubunuh kau..!"
Teriakan murka menggema ketika tsunami pasir menghantam onsen dengan ganas dan mengangetkan seantaro Negara Besi.
***
Fin
***
Author's note lagi:
ABAAALLLLL, apa-apaan cerita ini. Cacat. Happy fujoshi's independence day..! \\(^.^)//

Minggu, 12 Agustus 2012

macam-macam

Cara Belajar Jurus Ilusi

Cara belajar jurus ilusi, mempengaruhi pikiran orang lainDengan menggunakan cara ini, anda bisa membuat orang lain melihat diri anda dengan wujud yang lain, bisa wujud yang dia takuti, atau lainnya, atau anda membuatnya melihat ada gagak hitam di pundakmu, melihat warna matamu seolah-olah berubah, atau apapun yang ingin kau perlihatkan padanya.




Cara belajar:
Untuk latihan awal, sebaiknya anda coba ke binatang dulu, kalau binatang itu bereaksi karena ilusi mu, berarti anda telah berhasil. Cobalah ke temanmu.

Kondisikan tubuh anda rileks, tenang, suasana lingkungan juga harus nyaman dan mendukung. Ini butuh beberapa kali mencoba.


  • Pegang kedua pundak temanmu, tatap matanya, suruh dia fokus ke kedua matamu, tanyakan hantu apa yang dia takuti
  • Suruh dia untuk tetap fokus ke kedua matamu, lalu tariklah nafas panjang, rasakan seolah-olah anda sedang menyerap sukmanya melalui tarikan nafas dan kedua tanganmu yang memegang pundaknya
  • Setelah itu, tahan nafasmu dan pejamkan mata, dengan segenap emosi jiwamu, rasakan diri anda adalah pocong, lakukan selama beberapa saat hingga anda benar-benar merasakannya
  • Setelah itu buka matamu, hembuskan nafas lepas halus dan panjang melalui mulut, rasakan anda sedang mengembalikan sukmanya, sambil pandangan mata menusuk tajam ke kedua matanya
  • Jika anda berhasil, dia pasti bereaksi seolah-olah melihat sosok pocong di hadapannya

Tips: Coba latihlah memperkuat emosi jiwa, pejamkan mata, rasakan diri anda menjadi hal-hal lain, lakukan hingga terbiasa.







Cara Belajar Mengendalikan Udara (Aerokinesis)

Cara belajar mengendalikan udara (aerokinesis)Perbedaan antara udara dan angin adalah udara itu angin yang diam, sedangkan angin adalah udara yang bergerak. Kemampuan pikiran manusia untuk mempengaruhi pergerakan udara dinamakan aerokinesis. Terdapat banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempelajari ini.


Persiapan awal
1. Lakukan ini di tempat yang tenang (tidak ada angin), posisikan tanganmu di kiri dan kanan seperti saat membuat psi ball (seperti memegang bola baseball, tetapi jari tidak sampai menyentuh)
2. Anda pasti menyadari di tengah kedua tanganmu terdapat udara, sugestikan terus agar udara itu bergerak
3. Sugestikan, bayangkan, rasakan udara itu bergerak, rasakan hempasan angin yang berputar-putar sehingga terasa hawa dingin angin di telapak tangan anda
4. Lanjutkan terus selama sekitar 3 menit

Cara 1
1. Pergilah ke sawah/rerumputan yang sepi, rasakan secara nyata angin yang ada disitu, lihatlah rumput/padi yang membungkuk karena terkena angin
2. Sugestikan angin di tempat itu perlahan-lahan menjadi semakin kencang dan semakin kencang, lihatlah secara nyata rumput/padi itu semakin banyak yang membungkuk terkena angin, tubuh andapun semakin merasakan hempasan angin itu
3. Sugestikan terus, lakukan terus selama 1 menit, jika angin itu memang lebih kencang dari sebelumnya berarti anda telah berhasil mempengaruhi angin itu, jika belum berhasil cobalah lagi mulai nomor 2
4. Cobalah kebalikannya, sugestikan agar angin itu semakin tenang

Tips: Saat ada asap rokok, cobalah tes kemampuan aerokinesis anda








Cara Belajar Merubah Warna Mata

Cara belajar biokinesis (merubah warna mata)Teknik ini agak berbahaya (jika dilakukan dengan salah), tetapi karena ada yang merequest artikel ini, ya apa boleh buat. Ini adalah salah satu teknik biokinesis, kita dapat merubah warna mata kita secara perlahan dan alami sesuai keinginan.



Cara belajar:
Lakukan ini setiap malam sebelum tidur, kira-kira selama satu bulan, hingga warna mata telah berubah sesuai keinginan.


  • Berbaringlah di atas tempat tidur dengan nyaman, lalu pejamkan mata
  • Rasakan tubuhmu semakin nyaman, semakin rileks, fokuslah pada kekosongan di balik matamu selama 1 menit
  • Setelah anda benar-benar merasa rileks, visualisasikan anda melihat diri anda dengan mata tertutup, visualisasikan dengan jelas dan nyata seperti anda melihat dengan mata terbuka
  • Bayangkan dia membuka mata, lihatlah warna matanya perlahan-lahan berubah menjadi warna yang anda inginkan
  • Dia berjalan ke arahmu, dia sedang kau serap
  • Bayangkan anda membuka mata dan melihat ke cermin, lihatlah warna matamu dengan warna yang kau inginkan
  • Bawalah dirimu kembali ke kesadaran

Tips: Setiap bercermin yakinlah bahwa warna mata anda semakin berubah menjadi warna yang anda inginkan.

Cara Belajar Jurus Rasengan

Cara latihan jurus rasenganRasengan adalah contoh lainnya dari seni manipulasi psi. Ini benar-benar mebutuhkan konsentrasi dan energi yang besar, selain itu untuk bisa melakukan jurus ini anda perlu latihan secara konsisten setiap hari berturut-turut paling tidak selama 10 hari.



Cara belajar:
1. Buatlah psi ball seukuran rasengan (seperti di gambar) sekuat mungkin
2. Rasakan semua energi di sekitarmu berkumpul ke tengah-tengah antara kedua telapak tanganmu dan membentuk putaran bola energi, rasakan putaran itu selama 5-10 menit, rasakan secara nyata putaran itu menjadi semakin kuat dan jauh lebih kuat dari sebelumnya hingga terasa putaran yang sangat kuat, tahan posisi tanganmu
3. Lakukan ini setiap hari dan lihatlah perkembangannya

Cara Belajar Kekuatan Mata Maksimal

Cara melihat dengan mata tertutupSebenarnya selama ini manusia hanya menggunakan beberapa persen dari kemampuan mata mereka yang sesungguhnya. Saat umur satu tahun, anda pasti bisa melihat aura, makhluk halus, tapi lama-lama kemampuan itu hilang, sebenarnya saat itu pun anda belum menggunakan 10% mata anda.



Cara belajar:
Sebelum mulai mencoba, pastikan anda sedang dalam keadaan sehat dan konsentrasi, kedua matamu juga harus dalam keadaan baik, tidak sakit maupun iritasi.


  • Pilih ruangan tenang, duduklah dengan rileks, lalu pejamkan matamu
  • Tenangkan pikiranmu, konsentrasi, rileks, fokuslah beberapa saat
  • Setelah itu konsentrasilah pada kedua matamu, rasakan energi berkumpul di situ
  • Rasakan psi terus berkumpul seiring dengan nafasmu, sugestikan psi itu membuat matamu bisa melihat dengan lebih nyata, lebih jernih dari sebelumnya
  • Jangan memaksa, tapi biarkan dan rasakan energi itu membuat matamu menjadi jauh lebih sempurna dari sebelumnya

Jika kamu mencapai 20% matamu, maka kamu bisa melihat jauh ke dalam air dengan jelas dan nyata, jangkauan pandanganmu sangat jauh.

Cara Belajar Healing

Cara melakukan healing (penyembuhan) dengan memanfaatkan airIni adalah cara lainnya untuk melakukan healing (penyembuhan), cara yang kedua ini lebih cepat dan lebih praktis dari cara healing yang telah dibahas sebelumnya. Di sini kita membutuhkan minimal setengah gelas air putih, memanfaatkan kekuatan partikel-partikel pada air tersebut.




Cara belajar:
1. Pegang gelas itu
2. Pejamkan matamu, konsentrasi, bayangkan secara nyata bahwa dirimu atau temanmu yang lagi ga enak badan dalam kondisi sangat sehat, sangat bugar, sangat semangat
3. Imaginasikan terus, curahkan imaginasimu ke air di dalam gelas
4. Rasakan setiap partikel pada air itu menjadi partikel yang ramah dan dapat menyembuhkannya
5. Buka matamu, lalu suruhlah dia meminumnya

Cara ini sebenarnya lebih efektif untuk sakit perut atau demam, tidak untuk luka secara fisik. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan untuk hasil yang maksimal.

Tips: Jika anda muslim, anda pasti mengenal air zam-zam, air tersebut telah didoakan selama ratusan tahun oleh jutaan orang di dunia, tentu saja partikel-partikel di dalam air tersebut sangat IMBA. Jika ada, cobalah gunakan air zam-zam.

Cara Belajar Telepathy

Cara belajar berkomunkasi melalui pikiran (telepati)Telepati merupakan cara dua atau lebih manusia untuk berkomunikasi melalui pikiran. Butuh latihan berhari-hari sih, tapi sebenarnya ini lebih mudah dari membaca pikiran orang (mind-reading), karena orang yang melakukan telepati saling mengirim dan membaca pikiran.

Cara belajar:
Ajaklah seorang temanmu untuk latihan bersamamu. Lalu mulailah latihan saat kalian sedang konsentrasi, carilah tempat yang rileks dan tenang.

Untuk latihan pertama, mulai dengan abjad A sampai E (biar berguna saat ujian di sekolah, hahaha).

(Bagian pengirim)
Pengirim memberi tau kepada penerima agar siap-siap melakukan (bagian penerima), lalu berusaha mengirimkan salah satu abjad antara A sampai E kepada penerima, katakan berulang-ulang dalam hati, usahakan agar ia mengetahui abjad yang kamu pilih.

(Bagian penerima)
Penerima membayangkan abjad A sampai E secara berurutan dari kiri ke kanan. Bayangkan lebih jelas lagi, dari abjad-abjad yang kamu bayangkan pasti ada yang bergerak-gerak, berputar, berbalik, perhatikan salah satu dari abjad itu yang mendekat (membesar), jika kamu peka, maka itulah abjad yang berusaha dikirimkan oleh temanmu.

Tips: Kalau sudah lancar coba gantian, pengirim menjadi penerima dan penerima menjadi pengirim.

Cara Belajar Membuat Bola Energi (Psi Ball)

Cara membuat psi ball (bola energi) dan memanfaatkannya untuk berbagai halBola energi??
Di alam semesta ini terdapat energi. Manusia memiliki kemampuan untuk mengontrol dan memanfaatkan energi itu, misalnya untuk mengubah cuaca seperti pada artikel sebelumnya, sebenarnya energi/psi ini bisa digunakan untuk apa saja.


Cara belajar:
Sebelumnya, coba anda duduk dengan rileks di ruangan yang tenang, lalu pejamkan mata anda, rasakan udara di sekitarmu terdapat energi, sinar matahari, suhu, suara merupakan energi, di bumi, alam ini, anda bisa merasakan adanya energi di sekitar anda.

Memulai latihan.............
1. Dekatkan kedua tanganmu seperti memegang bola (idealnya seukuran rasengan, kedua tangan jangan bersentuhan)

2. Pejamkan matamu, lalu fokuslah ke antara kedua telapak tanganmu

3. Sekarang rasakan energi di sekitarmu berkumpul di situ, rasakan energi terus berkumpul dan membentuk sebuah bola di tengah antara kedua telapak tanganmu, mungkin anda akan merasakan kehangatan, dorongan dan tarikan atau terasa putaran, bahkan listrik halus, berarti anda berhasil mengumpulkan energi

4. Biarkan energi berkumpul, rasakan bola energi itu semakin kuat, tapi tetap pada ukurannya

Anda telah membuat sebuah psi ball, langkah ke 5 - 6 ini terserah......

5. Seletah energinya terasa cukup besar, jangan buka matamu dulu, coba kasih sugesti ke bola itu, misalnya cuaca berubah, teman anda yang kurang enak badan menjadi sembuh, atau apa saja, curahkan imaginasimu ke bola itu

6. Buka matamu dan lemparkan bola itu dengan lembut

Tips: Jangan memaksa, tetapi 'biarkan dan rasakan' energi berkumpul di tengah antara kedua telapak tanganmu

Cara Belajar Lucid Dreaming

Cara mengendalikan mimpi (memasuki level lucid dreaming), mimpi yang terlihat nyata, menuju dimensi astralLucid dreaming merupakan pengalaman dalam mimpi yang sangat seru, mimpi yang terlihat nyata, di sana anda merasakan kesenangan, keindahan, anda dapat mengendalikan mimpi anda sendiri. Berada di atas awan, terjun dari langit, suasana kelembutan, so calm and ethereal.


Cara belajar:
1. Setiap bangun tidur pagi, tulis mimpi anda di buku catatan mimpi, tulis sebanyak-banyaknya yang anda ingat. Saat siang, bacalah lagi mimpimu yang kamu tulis tadi pagi, lalu ingatlah gambarannya. Tips: taruh buku mimpi dan bolpoin di dekat tempat tidur.

2. Lompatlah, jika suatu saat anda bisa melayang saat melompat, maka anda sedang berada di alam mimpi dan mulai saat itu anda bisa 'mengendalikan' mimpimu sendiri. Itulah yang dinamakan lucid dreaming.

Lucid dreaming akan mengarah ke astral projection, bisa dikatakan ini termasuk salah satu cara untuk melakukan astral projection.

Cara Membuat Tangan Menjadi Dingin

Cara membuat tangan menjadi dingin sedingin-dinginnyaIni adalah contoh lainnya dari penggunaan psi, yaitu anda bisa membuat telapak dan jari-jari tangan anda menjadi dingin sedingin-dinginnya. Entah mau digunakan untuk apa. Ini juga termasuk dalam seni -kinesis, yaitu cryokinesis (mengendalikan es) dan thermokinesis (mengendalikan suhu).



Cara melakukan:
1. Lemaskan tanganmu dengan posisi agak terbuka
2. Rasakan psi berkumpul di tanganmu (dari pergelangan hingga kelima ujung jari)
3. Rasakan psi itu membuat tanganmu terasa dingin, semakin dingin seiring anda mengumpulkan psi di tanganmu
4. Kumpulkan terus, rasakan semua energi dingin di sekitarmu berkumpul dan membuat tanganmu semakin dingin


Termasuk salah satu kinesis, yaitu cryokinesis (mengendalikan es)
Tips:
Coba sentuh belakang leher temanmu dan lihat reaksinya

Cara Belajar ESP

Cara belajar dan memperkuat indera ke-enam (extra-sensory perception)ESP (Extra-Sensory Perception) merupakan istilah psychic dari indera ke-enam. Setiap manusia memilikinya sejak lahir. Namun kemampuan ini hampir menghilang pada kebanyakan orang, ini karena dari kecil manusia jarang menggunakan indera ini. Ini seperti fenomena de javu, hasrat, semacam itulah.

Cara belajar:
Buatlah 5 kartu dengan gambar seperti ini, gambar jangan sampai terlihat dari belakang, gunakan kertas tebal.
Zener card buat latihan extra-sensory perception
Anda bisa latihan sendiri, tapi sebaiknya ada minta bantuan kepada seorang temanmu. Anda perlu tempat atau ruangan yang rileks, 2 kursi dan sebuah meja, duduklah berhadapan dengan temanmu, berikan kelima kartu tadi kepada temanmu.


Minggu 1: Precognition

1. Suruh temanmu memilih 1 kartu dalam keadaan tertutup, jadi kamu dan temanmu belum tau gambarnya
2. Pejamkan matamu, konsentrasi, bayangkan anda berada di 20 detik kedepan, bayangkan secara nyata saat anda membuka dan melihat gambar kartunya, lalu ucapkan gambar kartu yang muncul di imaginasimu
3. Buka matamu dan lihat gambar kartunya


Minggu 2: Remote viewing

Latihan dasar clairvoyance: Menebak gambar kartu1. Suruh dia memilih 1 kartu lalu mengangkatnya di depan wajahnya, dan jangan memberitahumu
2. Pejamkan matamu, konsentrasi, coba bayangkan kartu yang dipegang temanmu, jangan menebak-nebak, tetapi lihatlah gambar kartu yang muncul di bayanganmu pertama kali, lalu ucapkan

Mungkin pada hari pertama anda hanya bisa menebak 1 dari 5 tantangan, cobalah latihan setiap hari selama seminggu dan lihatlah perkembangannya, percayalah pada imaginasimu.

Lihat cara belajar kemampuan ESP lainnya. Anda juga bisa belajar ESP secara online, coba cari "esp test" di google.














Cara Belajar Mengendalikan Api (Pyrokinesis)

Cara belajar mengendalikan api (pyrokinesis)Mengendalikan api, dalam istilah psychic disebut dengan pyrokinesis. Ini termasuk dalam salah satu seni telekinesis (menggerakkan benda dengan pikiran). Sama seperti latihan telekinesis, pyrokinesis juga butuh latihan setiap hari hingga anda bisa melakukannya.



Cara belajar:

Hari 1 - 2:
1. Nyalakan korek api di ruangan yang tenang, ga ada angin
2. Tunggu 3 detik sampai apinya membesar
3. Fokuslah ke apinya, sugestikan agar api itu mati sebelum sampai ke tanganmu
4. Coba lagi hingga kamu bisa mematikan apinya dengan cepat

Membuat api bergerak mengikuti pikiran kitaHari 3 - IMBA:
1. Nyalakan lilin di ruangan yang tenang, ga ada angin
2. Fokus ke apinya sekitar 1 menit, rasakan api itu merupakan bagian dari dirimu
3. Coba sugestikan agar api itu bergerak mengikuti pikiranmu, misalnya miring ke kiri atau ke kanan, dan seterusnya
4. Lakukan setiap hari sampai bisa
Tips: Coba belajar kemampuan telekinesis









Cara Belajar Tangan Sekeras Baja

Mengeraskan bagian tubuh menjadi sekeras bajaSelain jurus listrik yang telah diulas pada artikel sebelumnya, psi juga bisa digunakan untuk seni "attacking" yang lain, yaitu dapat mengeraskan bagian tubuh kita menjadi sekeras baja, bahkan lebih keras lagi. Gunakan ini kalau benar-benar perlu, misalnya memecahkan kaca bis saat darurat.


Cara belajar:
Contoh pukulan tangan sekeras baja1. Kepalkan tangan kananmu, konsentasi, kumpulkan psi menyelimuti sekujur tanganmu hingga siku

2. Kumpulkan sebanyak-banyaknya, rasakan energinya, sambil terus mengumpulkan psi rasakan perlahan-lahan tanganmu terasa berat, terasa semakin keras, sugestikan tanganmu menjadi semakin keras di setiap tarikan nafasmu, hingga menjadi sekeras baja

Temanku pernah hampir menjebolkan tembok rumahnya sendiri hanya dengan satu pukulan, pas lagi marah, hahahaha, thanks for teaching me...
.

Cara Belajar Telekinesis

Cara latihan telekinesis, menggerakkan objek dengan pikiranApa itu telekinesis?
Telekinesis adalah kemampuan manusia untuk mengendalikan benda, ruang dan waktu dengan pikirannya. Misalnya menggerakkan benda tanpa menyentuhnya, mengontrol gerakan api lilin, dan masih banyak lagi contoh lainnya.



Cara belajar:
1. Pendulum
Anda memerlukan sebuah bandul atau pendulum, anda bisa buat sendiri. Pegang ujung tali bandul, lalu coba putar bandul itu tanpa menggerakkan tangan, perkuat putarannya. Setelah berhasil, coba balik arah putarannya dengan tangan anda tetap diam.

2. Lilin
Nyalakan lilin di ruangan tertutup (ga ada angin). Coba konsentrasi ke apinya, rasakan api itu bagian dari dirimu. Sugestikan api itu agar miring ke kanan, setelah berhasil, sugestikan agar miring ke kiri, dan seterusnya.

Memang agak susah, tapi kalau latihan tiap hari lama-lama bisa kok.
Hahaha.
 kalau mau lebih jelas di http://iniimba.blogspot.com/












follow kevin nian
add fb kevin nian






thanks :D :D :D :D